TUGAS KELOMPOK : 7
Nurhidayah 16121342
Nurhalimah 16121341
Link tugas kelompok
Tentang perulangan pada php dan di jalankan pada xampp agar supaya bisa melihat atau
mengetahui hasil tersebut
:Memahami 4 Jenis Perulangan dalam Pemrograman PHP
1.
Perulangan For
2.
Perulangan While
3.
Perulangan Do/While
4.
Perulangan Foreach
Bonus:
Perulangan Bersarang
Apa
Selanjutnya?
Nurhidayah 16121342
Nurhalimah 16121341
Link tugas kelompok
Tentang perulangan pada php dan di jalankan pada xampp agar supaya bisa melihat atau
mengetahui hasil tersebut
Pengertian
PHP
PHP adalah bahasa
pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain
itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum (wikipedia). PHP di kembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus
Lerdorf, dan sekarang dikelola oleh The
PHP Group. Situs resmi PHP beralamat di http://www.php.net.
PHP disebut bahasa
pemrograman server side karena PHP diproses pada komputer
server. Hal ini berbeda dibandingkan dengan bahasa pemrograman client-side
seperti JavaScript yang diproses pada web browser (client).
Pada awalnya PHP merupakan
singkatan dari Personal Home Page. Sesuai
dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam beberapa
tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman web yang
powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web sederhana, tetapi
juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang seperti wikipedia,
wordpress, joomla, dll.
Saat ini PHP adalah
singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, sebuah
kepanjangan rekursif, yakni permainan kata dimana kepanjangannya terdiri dari
singkatan itu sendiri: PHP:
Hypertext Preprocessor.
PHP dapat digunakan
dengan gratis (free) dan bersifat Open Source. PHP
dirilis dalam lisensi PHP License, sedikit
berbeda dengan lisensi GNU General Public License (GPL) yang
biasa digunakan untuk proyek Open Source.
Kemudahan dan
kepopuleran PHP sudah menjadi standar bagi programmer web di seluruh
dunia. Menurut wikipedia pada
februari 2014, sekitar 82% dari web server di dunia menggunakan PHP. PHP juga
menjadi dasar dari aplikasi CMS (Content Management System) populer
seperti Joomla, Drupal, dan WordPress.
Dikutip dari situs w3techs.com, (diakses pada 18 Desember 2014), berikut adalah
market share penggunaan bahasa pemrograman server-side untuk mayoritas website
di seluruh dunia :
Fungsi PHP Dalam
Pemrograman Web
Untuk membuat halaman web, sebenarnya PHP bukanlah bahasa
pemrograman yang wajib digunakan. Kita bisa saja membuat website hanya
menggunakan HTML saja. Web yang dihasilkan dengan HTML (dan CSS) ini dikenal
dengan website statis, dimana konten dan halaman web bersifat tetap.
Sebagai perbandingan,
website dinamis yang bisa dibuat menggunakan PHP adalah situs web yang bisa
menyesuaikan tampilan konten tergantung situasi. Website dinamis juga bisa
menyimpan data ke dalam database, membuat halaman yang berubah-ubah sesuai
input dari user, memproses form, dll.
Untuk pembuatan web,
kode PHP biasanya di sisipkan kedalam dokumen HTML. Karena fitur
inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language atau
bahasa pemrograman script.
Sebagai contoh penggunaan PHP, misalkan kita ingin membuat list
dari nomor 1 sampai nomor 10. Dengan menggunakan HTML murni, kita bisa
membuatnya secara manual seperti kode berikut ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
|
<!DOCTYPE
html>
<html>
<head>
<title>Contoh list dengan HTML</title>
</head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
<ol>
<li>Nama Mahasiswa ke-1</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-2</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-3</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-4</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-5</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-6</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-7</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-8</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-9</li>
<li>Nama Mahasiswa ke-10</li>
</ol>
</body>
</html>
|
Halaman HTML tersebut
dapat dibuat dengan mudah dengan cara men-copy-paste tag <li>sebanyak
10 kali dan mengubah sedikit angka-angka no urut di belakangnya. Namun jika
yang kita inginkan adalah menambahkan list tersebut menjadi 100 atau 1000 list,
cara copy-pastetersebut menjadi tidak efektif.
Jika menggunakan PHP, kita
tinggal membuat perulangan for sebanyak
1000 kali dengan perintah yang lebih singkat seperti berikut ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
|
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Contoh list dengan PHP</title>
</head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
<ol>
<?php
for ($i=
1; $i <=
1000; $i++)
{
echo "<li>Nama
Mahasiswa ke-$i</li>";
}
?>
</ol
</body>
</html>
|
:Memahami 4 Jenis Perulangan dalam Pemrograman PHP
Apa
yang akan kamu lakukan bila disuruh membuat daftar judul artikel dengan PHP?
Apakah
akan mencetaknya satu per satu dengan perintah
echo seperti ini:<?php
echo "<h2>Belajar Pemrograman PHP untuk Pemula</h2>";
echo "<h2>Cara Menggunakan Perulangan di PHP</h2>";
echo "<h2>Memahami Struktur Kondisi IF di PHP</h2>";
echo "<h2>Memahami Perulangan di PHP</h2>";
echo "<h2>Prosedur dan Fungsi di PHP</h2>";
?>
Bisa
saja itu dilakukan.
Tapi
masalahanya…
Bagaimana
kalau datanya ada 100 atau 1000?
Apakah
kita mampu mengetik semuanya?
Pasti
capek.
Karena
itu, kita harus menggunakan perulangan.
Ada
dua jenis perulangan dalam pemrograman:
- Counted
loop;
- Uncounted
loop.
Apa
perbedaanya?
Counted
loop adalah
perulangan yang sudah jelas banyak pengulangannya. Sedangkan Uncounted loop
tidak pasti berapa kali dia akan mengulang.
Ada dua macam
perulangan dalam pemrograman:
1. Counted Loop
2. Uncounted Loop
1. Counted Loop
2. Uncounted Loop
Pada
PHP ada 4 jenis perulangan yang bisa kita gunakan:
- Perulangan
For
- Perulangan
While
- Perulangan
Do/While
- Perulangan
Foreach
Apa
kamu bisa menebak?
Manakah
diantara keempat perulangan tersebut yang termasuk ke dalam counted loop dan uncounted loop?
Untuk
mengetahuinya, mari kita bahas saja satu per satu.
1.
Perulangan For
Perulangan For adalah
perulangan yang termasuk dalam counted
loop, karena kita bisa menentukan jumlah perulangannya.
Bentuk
dasar perulangan for:
<?php
for ($i = 0; $i < 10; $i++){
// blok kode yang akan diulang di sini!
}
?>
Veriabel
$i dalam perulangan For berfungsi
sebagai counter yang
menghitung berpa kali ia akan mengulang.
Hitungan
akan dimulai dari nol (
0),
karena kita memberikan nilai $i = 0.
Lalu,
perulangan akan diulang selama nilai
$i lebih kecil dari 10. Artinya, perulangan ini akan
mengulang sebanyak 10x.
Maksud
dari
$i++ adalah
nilai $i akan
ditambah 1 disetiap
kali melakukan perulangan.
Contoh:
<?php
for($i = 0; $i < 10; $i++){
echo "<h2>Ini perulangan ke-$i</h2>";
}
?>
2.
Perulangan While
Perulangan while adalah
perulangan yang termasuk dalam uncounted
loop. Karena biasanya digunakan untuk mengulang sesuatu yang belum
jelas jumlah pengulangannya.
Namun,
perulangan while juga
bisa digunakan seperti perulangan for sebagai counted loop.
Bentuk
dasarnya:
<?php
while (<kondisi>){
// blok kode yang akan diulang di sini
}
?>
Contoh:
<?php
$ulangi = 0;
while($ulangi < 10){
echo "<p>Ini adalah perulangan ke-$ulangi</p>";
$ulangi++;
}
?>
Perulangan while akan
terus mengulang selama nilai
$ulangi lebih kecil dari 10.
Lalu
di dalam perulangan kita melakukan increment nilai
$ulangi dengan$ulangi++. Artinya: Tambah 1 disetiap
pengulangan.
Hati-hati,
jangan sampai lupa menambahkan increment,
atau kode yang akan mempengaruhi pengulangan. Karena kalau tidak,
pengulangannya tidak akan pernah berhenti dan akan membuat komputer kita hang.
3.
Perulangan Do/While
Perulangan Do/While sama
seperti perulangan while.
Ia juga tergolong dalam uncounted
loop.
Perbedaan Do/While dengan while terletak
pada cara iya memulai pengulangan.
Perulangan Do/While akan
selalu melakukan pengulangan sebanyak 1 kali, kemudian melakukan pengecekan
kondisi.
Sedangkan
perulangan while akan
mengecek kondisi terlebih dahulu, baru melakukan pengulangan.
Bentuk
perulangan Do/While:
<?php
do {
// blok kode yang akan diulang
} while (<kondisi>);
?>
Contoh:
<?php
$ulangi = 10;
do {
echo "<p>ini adalah perulangan ke-$ulangi</p>";
$ulangi--;
} while ($ulangi > 0);
?>
4.
Perulangan Foreach
Perulangan foreach sama
seperti perulangan for.
Namun, ia lebih khusus digunakan untuk mecetak array.
Bentuk
perulangan foreach:
<?php
foreach($array as $data){
echo $data;
}
Contoh:
<?php
$books = [
"Panduan Belajar PHP untuk Pemula",
"Membangun Aplikasi Web dengan PHP",
"Tutorial PHP dan MySQL",
"Membuat Chat Bot dengan PHP"
];
echo "<h5>Judul Buku PHP:</h5>";
echo "<ul>";
foreach($books as $buku){
echo "<li>$buku</li>";
}
echo "</ul>";
?>
Bonus:
Perulangan Bersarang
Perulangan
bersarang adalah istilah untuk menyebut perulangan di dalam perulangan. Dalam
bahasa inggris, perulangan bersarang disebut nested loop.
Contoh
perulangan bersarang:
<?php
for($i = 0; $i < 5; $i++){
for($j = 0; $j < 10; $j++){
echo "Ini perulangan ke ($i, $j)<br>";
}
}
?>
Contoh
lain:
<?php
$i = 0;
while($i < 10){
for($j = 0; $j < 10; $j++){
echo "Ini perulangan ke ($i, $j)<br>";
}
$i++;
}
Apa
Selanjutnya?
Pengetahuan
tentang perlulangan akan sangat membantumu belajar PHP ke tahapan berikutnya.
Artikel
ini hanya membahas contoh-contoh dasar penggunakan perulangan dalam pemrograman
PHP.
Agar
semakin mantap, silahkan perbanyak latihan dengan perulangan
Komentar
Posting Komentar